Senin, 30 Agustus 2010

Kewirausahaan: Bekali Diri dengan Kecakapan Hidup

Pendidikan Kewirausahaan
oleh: Pristiyanto


Cerdas saja ternyata tidak cukup untuk menjadikan kita sukses di masa depan. Dibutuhkan juga kecakapan hidup (life skill) sebagai bekal yang harus dimiliki. Kecerdasan adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan penalaran, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.  Kecerdasan erat kaitannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu untuk meraih sukses. Namun, dalam meraih sukses banyak yang harus dipersiapkan selain kecerdasan, yaitu kecakapan hidup.

Kecakapan hidup adalah seperangkat keterampilan manusia yang diperoleh melalui pengajaran atau pengalaman langsung yang digunakan untuk menangani masalah dan pertanyaan yang biasa ditemui dalam kehidupan manusia sehari-hari.  Mahasiswa sebagai generasi muda  harus memiliki keterampilan hidup (life skill) sebagai  modal yang akan menopang kehidupan di masa depan.  Kewirausahaan (entrepreneurship) tidak saja dimaknai sebagai keterampilan teknis tetapi juga Kecakapan Hidup (life skill) yaitu kecakapan yang dimiliki seseorang untuk mau dan berani menghadapi permasalahan hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan. Pengajaran pendidikan kewirausahaan memberikan kemampuan mahasiswa untuk memiliki 5 (lima) kecakapan hidup yaitu : Kecakapan personal (personality skill), kecakapan berpikir rasional (thinking skill), Kecakapan akademik (academic skill), Kecakapan Kepemimpinan (leadership skill), dan Kecakapan vokasional (vocational skill).

Kecakapan personal (personal skill), adalah kecakapan yang diperlukan bagi seseorang untuk mengenal dirinya secara utuh. Kecakapan ini mencakup : 
  1. penghayatan diri sebagai makhluk Tuhan 
  2. penghayatan diri sebagai anggota keluarga dan masyarakat 
  3. penghayatan diri sebagai warga negara 
  4. menyadari dan bersyukur atas kelebihan dan kekurangan diri 
  5. menjadikan kelebihan dan kekurangan sebagai modal dalam meningkatkan diri agar bermanfaat bagi diri dan lingkungannya.

Hidup ini penuh dengan permasalahan, jika hidup dirasakan suram dan tidak ada solusi yang dapat diperkirakan maka  sulit lah untuk menjalankan hidup dengan lebih baik. Untuk menjalankan hidup dengan baik orang harus terus motivasi dirinya dengan berfikir dan bekerja secara positif. Kewirausahaan mengajarkan mahasiswa untuk berfikir positif terhadap diri sendiri dan keyakinan untuk mengembangkan potensi diri. Dengan berfikir positif kesalahan merupakan  pengalaman sehingga tidak mengulanginya dan kekurangan menjadi pendorong  untuk terus memperbaiki diri dan menjadikannya lebih baik. Dengan berfikir positif kita dapat terus memotivasi diri dan menjadikan hidup lebih baik. 

Kecakapan berpikir rasional (thinking skill) adalah kecakapan yang diperlukan dalam pengembangan potensi berpikir, mencakup :
  1. kemampuan menggali dan menemukan informasi (information searching)
  2. kemampuan menggali dan mengolah informasi (information processing)
  3. kemampuan memecahkan masalah secara kreatif (creative problem solving skill)
  4. kemampuan mengambil keputusan (decision making skills)

Salah satu yang terpenting dalam hidup adalah kemampuan dalam mengambil keputusan. Seringkali orang tidak berani atau gagal dalam mengambil keputusan karena ketidak mampuannya dalam berfikir rasional. Pendidikan kewirausahaan berusaha membekali mahasiswa dalam berfikir rasional dengan kemampuan  dalam menggali dan mengolah informasi serta  berfikir kreatif untuk menghasilkan keputusan yang tepat.

Kecakapan akademik (academic skill) sebagai kemampuan berpikir ilmiah, mencakup :
  1. kemampuan melakukan identifikasi variabel dan menjelaskan hubungannya pada suatu fenomena tertentu (identifying variables and describing relationship among them),
  2. kemampuan merumuskan hipotesis terhadap suatu rangkaian kejadian (constructing hypotheses),
  3. kemampuan untuk merancang dan melaksanakan penelitian untuk membuktikan suatu gagasan atau keingintahuan (designing and implementing a research).

Salah satu pembeda seorang sarjana dengan masyarakat lainnya dalah kemempuannya dalam berfikir. Dalam membekali mahasiswa sebagai colon sarjana  pendidikan kewirausahaan membekali mahasiswa dalam berfikir ilmiah yang dapat digunakan sebagai pola pikir dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Kecakapan Kepemimpinan (leadership skill) mencakup :
  1. kemampuan komunikasi (communication skill).
  2. kemampuan bekerja sama dalam tim
  3. kemampuan berkreasi dan berinovasi
Setiap orang adalah seorang pemimpin,minimal pemimpin bagi dirinya sendiri dan keluarga dan setiap orang harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Dalam membekali mahasiswa kecakapan kepemimpinan pendidikan kewirausahaan mengajarkan mahasiswa kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkreasi dan beriniovasi dalam usaha

Kecakapan vokasional (vocational skill) seringkali disebut pula dengan “kecakapan kejuruan”, artinya kecakapan yang dikaitkan dengan bidang pekerjaan tertentu yang terdapat di masyarakat, yaitu :
  1. Pengetahuan dalam pemasaran dan pengembangan produk
  2. Pengetahuan tentang e-commers
  3. Pengetahuan tentang internet marketing
  4. Pengetahuan tentang techno-entrepreneur

Dengan menjadi seorang ahli dalam bidang Anda dan yakin bahwa Anda dapat memberikan yang terbaik dari apa yang Anda miliki kepada orang lain maka dalam diri kita akan muncul sebuah sikap positif dan kepercayaan diri yang kuat. Seorang yang ahli dalam bidangnya akan tahu apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi, dengan penguasaan keahliannya seorang akan memiliki semangat dan gairah kerja yang maksimal. Jika Anda bergairah akan usaha Anda, Anda secara otomatis akan memancarkan kepercayaan. Keterampilan teknis akan menyuburkan kepercayaan Anda. Dalam bisnis, pengetahuan, dan kepercayaan adalah apa yang meyakinkan pelanggan untuk membeli dari Anda. Untuk mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan, Anda harus bekerja keras pada usaha Anda. Pada kebanyakan orang, hal ini akan tumbuh seiring dengan waktu dan pengalaman. Jika Anda melakukannya dengan benar, kepercayaan adalah salah satu imbalan yang paling bertahan lama.

Dengan materi kecakapan hidup yang diberikan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat sukses dalam menjalankan hidup terutama dalam menciptakan pekerjaan dan penghasilan bagi diri sendiri.

Demikian, semoga dengan materi pengantar perkuliahan ini membuat Anda tertarik untuk mempelajari pendidikan kewirausahaan dengan baik  dan kelak dapat menjadi bekal Anda dalam hidup di masyarakat.



Pristiyanto
Email: pristiyanto.kewirausahaan@gmail.com